Minggu, 07 Juni 2015

PENCEMARAN LINGKUNGAN

PENCEMARAN UDARA

www.solopos.com
Pencemaran udara adalah masuknya polutan ke dalam udara sehingga komposisi udara pada keadaan normalnya berubah. Komposisi udara kering dan basah adalah nitrogen (N) 78,08%; Oksigen 20,95%; dan karbon dioksida 0,035%. Apabila presentase gas karbon dioksida di atmosfer melebihi 0,035% dan mengakibatkan gangguan pada kehidupan makhluk hidup, maka udara tersebut dapat dikatakan telah tercemar oleh gas karbon dioksida.

Pencemaran udara dapat ditimbulkan oleh sumber-sumber alami maupun kegiatan manusia. Beberapa definisi gangguan fisik seperti polusi udara, panas, radiasi atau polusi cahaya dianggap sebagai polusi udara. Sifat alami udara mengakibatkan dampak pencemaran udara dapat bersifat langsung dan lokal, regional maupun global. Pencemaran udara di dalam ruangan dapat mempengaruhi kesehatan manusia sama buruknya dengan pencemaran udara di ruang terbuka.

Pencemaran udara dibedakan menjadi dua, yaitu pencemaran primer dan pencemaran sekunder. Pencemaran primer adalah substansi pencemaran yang ditimbulkan langsung dari sumber pencemaran udara. Karbon monoksida adalah contoh dari pencemaran udara primer karena ia merupakan hasil dari pembakaran. Pencemaran sekunder adalah substansi pencemaran yang terbentuk dari reaksi pencemaran-pencemaran primer di atmosfer. Pembentukan ozon dalam smog fotokimia adalah contoh dari pencemaran udara sekunder.

Efek dari emisi polusi udara dalam konteks global dan hubungannya dengan pemanasan global yang mempengaruhi:

Aktivitas manusia
  • Transportasi
  • Industri
  • Pembangkit listrik
  • Pembakaran 
  • Gas bubuk pabrik yang menghasilkan gas berbahaya seperti CFC
Sumber alami
  • Gunung berapi
  • Rawa-rawa
  • Kebakaran hutan
  • Denitrifikasi
  • Dalam kodisi tertentu, vegetasi dapat menghasilkan senyawa organik volatil yang signifikan yang mampu bereaksi dengan polutan antropogenik membentuk polutan sekunder.
Dampak dari Pencemaran Udara
  • Terjadinya gangguan pernapasan seperti radang paru-paru.
  • Menganggu kesehatan kulit sehingga kulit terlihat kusam, elastisitas merosot, penuaan dini, timbul flek hitam, mengalami keriput, yang lebih parah adalah resiko penyakit kanker kulit.
  • Penderita asma juga dapat memperparah penyakit asmanya.
  • Timbul batuk-batuk.
  • Polusi udara karena asap kebakaran hutan bisa mengganggu pandangan.
  • Mengalami stress dan mudah marah.
  • Mempengaruhi kualitas air permukaan
  • Merusak tanaman.
  • Melarutkan logam-logam berat yang terdapat dalam tanah sehingga mempengaruhi kualitas air tanah dan air permukaan.
  • Bersifat korosif sehingga merusak material dan bangunan.
Dampak dari pemanasan global adalah:
www.merdeka.com
  • Meningkatkan suhu rata-rata bumi
  • Pencairan es di kutub
  • Perubahan iklim regional dan global
  • perubahan siklus hidup flora dan fauna
Kerusakan lapisan ozon
www.ceriwis.com
Lapisan merupakan pelindung alami bumi yang berfungsi memfilter (menyaring) radiasi ultraviolet B dari matahari.  Lapisan ozon berada di stratosfer dengan ketinggian 20-35 km) merupakan tempat penguraian molekul-molekul ozon yang terjadi secara alami di stratosfer. Menipisnya lapisan ozon dalam atmosfer bagian atas diperkirakan menjadi penyebab meningkatnya penyakit kanker kulit dan katarak pada manusia, merusak tanaman pangan tertentu, memengaruhi plankton yang akan berakibat pada rantai makanan di laut, dan meningkatnya karbon dioksida karena berkurangnya tanaman dan plankton. Sebaliknya, terlalu banyak ozon di bagian bawah atmosfer membantu terjadinya kabut campur asap, yang dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan dan penyakit pernapasan akut bagi yang menderita masalah kardiopulmoner.

Sumber :



SEE YOU AGAIN - Song by Wiz Khalifa ft. Charlie Puth

See You Again (Ost. Fast and Furious 7)

I
It's been a long day without you my friend
And i'll tell you all about it when i see you again
We've come a long way from where we began
Oh i'll tell you all about it when i see you again
when i see you again

Damn, who knew
All the planes we flew
Good things we've been through
That i'll be standing right here talking to you bout another path
I know we loved to hit the road and laugh
But something told me that it wouldn't last 
Had to switch up
Look at things different, see the bigger picture 
Those were the days
Hard work forever pays
Now i see you in a better place

How could we talk about family when family's all that we get?
Everything i went through you were standing there by my side 
And now you gonna be with me for the last ride

# Back to I

First you both go out your way
And the vibe feeling strong
And what's small turn to a friendship
A friendship turn into a bond
And that bond will never be broken
And the love will never get lost
And when brotherhood come first
Then the line will never be crossed
Established it on our own
when that line had to be drawn
And that line is what we reached
So Remember me when i'm gone

How could we not talk about family when family's all that we get?
Everything i went through you were standing there by my side 
And now you gonna be with me for the last ride

So let the light guide your way
Hold every memory as you go
And every road you take
Will always lead you home

# Back to I


Bassang Khas Makassar

Hmm... sebelum membahas lebih lanjut tentang cara pembuatan Bassang, pertama-tama saya mau berbagi cerita nih tentang makanan satu ini. Makanan ini termasuk makan yang langka. why?? itu karena makanan ini hanya ada di Makassar dan merupakan makanan khas Makassar. 

Aku juga baru tahu kalau ternyata ada makanan yang bernama Bassang. Dan aku baru tahu ketika saya menuntut ilmu di Makassar. Yaahhh.. saya memang asli warga Sulawesi Selatan tapi bukan asli Makassar. Jadi harap maklumlah kalau belum tahu makanan ini. 

Awalnya, saya tidak sengaja berkenalan dengan si Bassang ini. Seingat saya, pagi itu ada sepupu sehabis  jogging datang dengan membawa Bassang. Namanya juga baru liat, yaaa.. naluri penasaran jadi muncul deh. Trus nanya sama sepupu, itu makanan apa dan beli dimana. Dia bilang ini namanya Bassang, tadi belinya di pasar dekat rumah. Trus.. sepupu saya berbagi dehh denganku. 

Sumpah...sejak pagi itu, Bassang ini sudah masuk dalam kategori makanan favorit saya. Bassang ini walau dikata makanan tradisional, tapi tidak bisa dibandingkan dengan makanan luar negeri. Makanan ini punya rasa tersendiri. Pokoknya, bagi Teman-teman  yang belum sempat mencoba makanan penggoyang lidah ini, harus dan wajib dicoba. Kalau rasa dijamin suuuuupeerrrrr Yummiiii... Eeeenaakkk sangat pokoknya.

Maaf kalau sudah banyak ngoceh,.hehhe
Tapi inilah rasa ketika saya pertama kali mencicipinya.

sumber gambar : hesti-myworkofart.blogspot.com
Tanpa basa basi lagi, let check this out!!

Bahan:
  • 200 gr jagung pulut atau jagung bassang
  • 1 ltr air untuk merebus
  • 100 ml air
  • 2 sdt garam
  • 1 sdt vanili bubuk
  • 1 ltr santan cair
  • 200 ml santan kental
  • 2 lembar daun pandan
  • 50 gr tepung maizena
Cara Pembuatan:
  1. Rendam jagung selama 1 malam.
  2. Rebus jagung hingga lembut. Tambahkan air jika air rebusan hampir habis sedangkan rebusan jagung belum lembut.
  3. Setelah jagung lembut, tambahkan santan 1 ltr santan cair dan 2 lembar daun pandan ke dalam rebusan jagung. Aduk, agar santai tidak pecah hingga mendidih.
  4. Larutkan 50 gr tepung maizena dengan 100 ml air, kemudian masukkan kedalam rebusan jagung. Aduk rata, biarkan hingga mengental.
  5. Masukkan 200 ml santan kental, 2 sdt garam, dan 1 sdt vanili bubuk. Aduk rata hingga adonan meledup-ledup. Matikan kompor.
  6. Bassang siap disajikan. Tambahkan gula sesuai selera.
  7. Untuk 8 porsi.
_"Terima Kasih"_





Sabtu, 06 Juni 2015

FERMENTASI TAPE KETAN

Haiii... Kali ini kita akan membahas tentang proses fermentasi tape ketan. Makanan satu ini pasti tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Tapi termasuk salah satu makanan tradisional Indonesia.
sumber gambar : www.vemale.com
Tape yang diolah berasal dari beras ketan atau umbi singkong. Dengan mencampurkan ragi untuk fermentasi tape. Ragi merupakan beberapa campuran mikroorganisme, terutama fungi (kapang dan jamur), seperti Saccharomyces cerevisiae, Rhizopus oryzae, Endomycopsis burtonij, Mucor sp., Candida utilis, Saccharomycopsis fibuligera, dan Pediococcus sp. Tape hasil fermentasi dengan ragi yang mengandung S. cerevisiae biasanya berbentuk lunak, berasa manis keasaman, semi-cair, mengandung alkohol, dan memiliki tekstur yang lengket.

Sumber Gambar:  bullockkart.in
Selama proses fermentasi tape ketan, tahap persiapan (pencucian, pemasakan dan pendinginan), pengerjaan dan fermentasi ( pemanasan, inokulasi dengan ragi dan inkubasi sangatlah penting. Tahapan ini sangat berpengaruh untuk menghasilkan tape ketan yang bermutu baik. Dan dalam fermentasi dibutuhkan bantuan bakteri untuk mendegradasi komponen pati yang terdapat dalam ketan. Ragi mengandung berbagai bakteri asam laktat yang sangat dibutuhkan untuk fermentasi tape ketan.

Fermentasi merupakan salah satu reaksi oksidasi - reduksi dalam sistem biologi molekuler yang dapat menghasilkan dengan memanfaatkan senyawa organik sebagai donor dan akseptor elektron. Fermentasi tape ketan terjadi dalam kondisi anerobik fakultatif, yaitu dapat melakukan proses fermentasi dengan atau tanpa oksigen. Tetapi , oksigen dalam jumlah sedikit dapat mempercepat proses fermentasi tersebut.

pada proses pembuatan tape ketan, fermentasi yang terjadi disebabkan karena bantuan khamir yang terdapat dalam ragi yang ditambahkan. Khamir tersebut adalah Endomycopsis fibuliger dan Chlamydomucor oryzaeChlamydomucor oryzae melakukan proses fermentasi degan mengubah pati ketan menjadi gula. Selanjutnya Endomycopsis fibuliger akan mengubah gula menghasilkan alkohol dan komponen pembentuk flavor sehingga menimbulkan rasa dan aroma yang khas dan beraroma sangat kuat. 

Pembuatan tape ketan dengan proses fermentasi ini akan menghasilkan banyak keuntungan, diantaranya meningkatkan cita rasa dari ketan dan menghasilkan aroma yang khas sehingga mempengaruhi kelezatan, juga mengandung banyak gizi.

Kita juga harus tahu, jika proses fermentasi terlalu lama alkohol akan menghasilkan asam asetat sehingga dapat menghasilkan tape yang terasa masam. Kadar asam asetat yang tinggi dalam tape dapat mempengaruhi cita rasa tape, malah dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Tape juga akan menghasilkan cukup banyak air dan akan berkurangnya rasa manis pada tape. Dalam proses fermentasi , glukosa oleh enzim glikolisin akan dipecah dan menghasilkan karbondioksida, air serta energi. Energi diperlukan oleh enzim amylase, intervertase dalam hal proses fermentasi.

Persamaan Reaksi Kimia pada Tape Ketan:
2(C6H10O5)n + nH2O → n C12H22O11
Amilum/pati amilase maltosa
C12H22O11 + H2O → 2 C6H12O6
Maltosa maltase glukosa
C6H12O6 → 2 C2H5OH + CO2
Glukosa alkohol

 SUMBER :

http://id.wikipedia.org/wiki/Tapai

Minggu, 22 Maret 2015

ILMU FILSAFAT - Part I

PENGENALAN FILSAFAT

Filsafat secara etimologis berasal dari bahasa Yunani philosophia, philos artinya suka, cinta atau kecenderungan pada sesuatu, sedangkan sophia artinya kebijaksanaan. Secara sederhana filsafat dapat diartikan cinta atau kecenderungan pada kebijaksanaan.

Ada beberapa definisi filsafat yang telah diklasifikasikan berdasarkan watak dan fungsiny sebagai berikut :
  1. filsafat adalah sekumpulan sikap dan kepercayaan terhadap kehidupan dan alam yang diterima secara tidak kritis (arti informal).
  2. filsafat adalah suatu  proses kritik atau pemikiran terhadap kepercayaan dan sikap yang sangat kita junjung tinggi (arti formal). 
  3. Filsafat adalah usaha mendapatkan gambaran keseluruhan, Artinya filsafat berusaha mengkombinasikan hasil bermacam- macam sains dan pengalaman kemanusiaan sehingga menjadi pandangan yang konsisten tentang alam (arti spekulatif).
  4. filsafat adalah analisis logis dari bahasa serta penjelasan tentang arti kata dan konsep. Corak filsafat yang demikian ini dinamakan juga logosentrisme.
  5. filsafat adalah sekumpulan problema yang langsung, yang mendapat perhatian dari manusia dan yang dicarikan jawabannya oleh ahli-ahli filsafat.
berpikir kefilsafatan memiliki karakteristik tersendiri yang dapat dibedakan dari bidang ilmu lain. Beberapa ciri berpikir kefilsafatan dapat dikemukakan sebagai berikut :
  1. Radikal, artinya berpikir sampai keakar-akarnya, hingga sampai pada hakikat atau substansi yang dipikirkan.
  2. Universal, artinya pemikiran filsafat menyakut pengalaman umum manusia. Kekhususan berpikir kefilsafatan menurut Jaspers terletak pada aspek keumumannya.
  3. Konseptual, artinya merupakan hasil generalisasi dan abstraksi pengalaman manusia. Misalnya : apakah kebebasan itu?
  4. Koheren dan konsisten (runtut). Koheren artinya sesuai dengan kaidah-kaidah berpikir logis. Konsisten artinya tidak mengandung kontradiksi.
  5. Sistematik, artinya pendapat yang merupakan uaraian kefilsafatan itu harus saling berhubungan secara teratur dan terkandung adanya maksud atau tujuan tertentu.
  6. Komprehensif, artinya mencakup atau menyeluruh. Berpikir secara kefilsafatan merupakan usaha untuk menjelaskan alam semesta secara keseluruhan.
  7. Bebas, artinya sampai batas-batas yang luas, pemikiran filsafat boleh dikatakan merupakan hasil ppemikiran yang bebas, yakni bebas dari prasangka-prasangka sosial, historis, kultural, bahkan relijius.
  8. Bertanggung jawab, artinya seseorang yang berfilsafat adalah orang yang berpikir sekaligus bertanggung jawab terhadap hasil pemikirannya, paling tidak terhadap hati nuraninya sendiri.
DAFTAR PUTAKA

Bagus, Laurens. 2000. kamus Filsafat. Jakarta: Gramedia
Bochenski, J,M, 1972. Philosophy. New York: Harper & Row

Minggu, 21 Desember 2014

Sistem Reproduksi Pada Manusia

Sistem Reproduksi


Kompetensi Dasar :
1.2 mendeskripsikan sistem reproduksi pada manusia, hewan, dan tumbuhan serta penyakit-penyakit yang berhubungan dengan sistem reproduksi manusia.

  •  Reproduksi pada Manusia

Manusia melakukan reproduksi secara seksual. Reproduksi seksual manusia melibatkan alat reproduksi laki-laki dan perempuan. Alat reproduksi manusia pertama kali berfungsi pada alat pubertas. Pada manusia terjadi pembuahan di dalam tubuh (fertilisasi internal). Pembuahan akan menghasilkan zigot. Zigot akan tumbuh dan berkembang di dalam organ tertentu pada alat reproduksi perempuan.

1.Alat Reproduksi Laki-laki

Alat reproduksi laki-laki terdiri dari testes (testis = tunggal), epidermis, vas deferens, uretra, dan penis. Pada alat reproduksi laki-laki juga terdapat kelenjar seks,  yaitu vesikula seminalis, kelenjar prostat, dan kelenjar Cowper's. Vesikula seminalis menghasilkan larutan alkali (untuk menetralkan suasana asam dalam saluran reproduksi perempuan) dan menyediakan fruktosa sebagai makanan sperma untuk pergerakannya. Kelenjar prostat menghasilkan larutan asam berwarna putih. Kelenjar Cowper's menghasilkan asam alkali untuk menetralkan asam dalam uretra.


Laki-laki memiliki sepasang testis. Masing-masing testis mengandung saluran-saluran yang disebut tubulus seminiferus. Tubulus seminiferus menghasilkan gamet yang disebut sperma. Pada saat embrio, testis dibentuk di dalam rongga perut laki-laki. Setelah bayi laki-laki dilahirkan, testis turun ke dalam skrotum. Skrotum merupakan kulit pelindung testis yang berada di luar tubuh. 

Sperma dari testis bergerak menuju epididimis. Di dalam epididimis inilah sperma disimpan. Dari epididimis, sperma menuju vas deferens, dan selanjutnya menuju uretra. Vas deferns merupakan saluran yang menghubungkan testis dengan uretra. Dalam perjalanan menuju uretra, sperma bercampur dengan larutan yang dihasilkan oleh vesikula seminalis, kelenjar prostat, dan kelenjar Cowper's. Sperma dan larutan ini disebut semen. Semen selanjutnya menuju penis untuk dikeluarkan.

Penis merupakan organ kopulasi pada laki-laki. Fungsinya untuk memasukkan sperma ke dalam alat reproduksi perempuan. Penis diselimuti oleh kulit tipis. Kulit inilah yang dioperasi pada saat laki-laki dikhitan.


2.Alat Reproduksi Perempuan

Alat reproduksi perempuan terdiri dari ovarium, oviduk (saluran telur), uterus (rahim), serviks (leher rahim) dan vagina. Alat reproduksi perempuan berbentuk sedemikian rupa untuk mengasilkan ovum, menerima sperma, menyediakan kondisi cocok untuk terjadinya pembuahan, dan menyediakan tempat untuk pertumbuhan dan perkembangan embrio.

Perempuan memiliki sepasang ovarium. Ovarium terletak di dalam rongga perut. Ovarium menghasilkan gamet yang disebut sel telur (ovum). Setiap 28 hari, satu sel telur dikeluarkan dari ovarium. Keluarnya sel telur dari ovarium disebut ovulasi. Selanjutnya sel telur akan menuju ovum. Di dalam oviduk inilah terjadi pembuahan sel telur oleh sperma.


Uterus merupakan organ yang berongga dan berotot. Uterus berfungsi sebagi pelindung dan tempat pertumbuhan serta perkembangan embrio. Bagian dasar uterus disebut serviks (leher rahim). Serviks menghubungkan uterus dengan vagina. Vagina merupakan saluran yang menghubungkan uterus dengan tubuh bagian luar. Vagina berfungsi sebagai jalan keluar bayi ketika dilahirkan.

Selasa, 11 November 2014

SISTEM PEREDARAN DARAH

Gambar  : Sistem Peredaran Darah pada Manusia

Setelah melalui proses pencernaan, sari-sari makanan diserap oleh tubuh dan diedarkan ke seluruh tubuh oleh darah. Tidak hanya sari-sari makanan, darah juga mengangkut oksigen, karbon dioksida, air dan zat-zat lainnya ke seluruh tubuh. Untuk itu, tubuh kita memerlukan sistem yang melakukan fungsi tersebut yang dinamakan sistem peredaran darah.

1. Organ Penyusun Sistem Peredaran Darah

Organ penyusun sistem peredaran darah ada dua bagian utama yaitu meliputi pembuluh darah dan jantung.

a. Pembuluh Darah

Pembuluh darah kita terdiri atas pembuluh nadi dan pembuluh balik. Pembuluh darah akan bercabang membentuk pembuluh yang lebih halus, yang disebut pembuluh kapiler. Pada bagian ujung pembuluh ini, pembuluh nadi dan pembuluh balik saling bertemu. Oleh karena itu, pembuluh darah kita merupakan pembuluh darah tertutup. Darah kita selalu beredar atau berada di dalam pembuluh darah.

1. Pembuluh Nadi

Pembuluh nadi merupakan pembuluh darah yang mengalirkan darah dari jantung ke seluruh tubuh. Pembuluh nadi paling besar adalah nadi yang paling dekat dengan jantung, disebut nadi besar (aorta). Aorta bercabang-cabang membentuk pembuluh nadi yang disebut arteri. Arteri masih bercabang menjadi nadi yang kecil disebut arteriol. Pada ujung arteriol terbentuk banyak percabangan yang sangat lembut dan membentuk anyaman pembuluh, disebut kapiler arteri.

Dari jantung keluar pembuluh nadi besar, melengkung, dan membentuk percabangan ke tubuh bagian atas dan bawah. Pada daerah ini terdapat tiga cabang pembuluh nadi yang mengalirkan darah ke bagian kepala dan tangan.

2. Pembuluh Balik

Pembuluh balik atau vena adalah pembuluh yang membawa darah menuju jantung. Darahnya banyak mengandung karbon dioksida. Umumnya terletak dekat permukaan tubuh dan tampak kebiru-biruan. Dinding pembuluhnya tipis dan tidak elastis. jika diraba, denyut jantungnya tidak terasa. Pembuluh vena mempunyai katup sepanjang pembuluhnya. Katup ini berfungsi agar darah tetap mengalir satu arah. Dengan adanya katup tersebut, aliran darah tetap mengalir menuju jantung. Jika vena terluka, darah tidak memancar tetapi merembes.
Dari seluruh tubuh, pembuluh darah balik bermuara menjadi satu pembuluh darah balik besar, yang disebut vena cava. Pembuluh darah ini masuk ke jantung melalui serambi kanan. Setelah terjadi pertukaran gas di paru-paru, darah mengalir ke jantung lagi melalui vena paru-paru. Pembuluh vena ini membawa darah yang kaya oksigen. Jadi, darah dalam semua pembuluh vena banyak mengandung karbon dioksida kecuali vena pulmonalis.
Salah satu penyakit yang menyerang pembuluh balik adalah varises.



Tabel Perbedaan Pembuluh Arteri dan Pembuluh Vena

b. Jantung

Jantung (bahasa Latin: cor) adalah sebuah rongga, rongga organ berotot yang memompa darah lewat pembuluh darah oleh kontraksi berirama yang berulang. Istilah kardiak berarti berhubungan dengan jantung, dari kata Yunani cardia untuk jantung. Jantung adalah salah satu organ manusia yang berperan dalam sistem peredaran darah.

1. Struktur Jantung
Jantung dibagi menjadi dua rongga (rongga kiri dan rongga kanan) oleh dinding otot yang disebut septum. Dua rongga terdiri dari masing-masing dua kamar. Bilik atas disebut atrium dan yang bawah disebut ventrikel. Rongga kanan menerima darah de-oksigen dari berbagai bagian tubuh (kecuali paru-paru) dan memompanya ke paru-paru, sedangkan rongga kiri menerima darah beroksigen dari paru-paru, yang dipompa ke seluruh tubuh. Mari kita membahas anatomi organ yang menakjubkan ini secara rinci.

Bagian luar Meliputi –
Perikardium: Jantung dan akar pembuluh darah utama dikelilingi dan tertutup oleh struktur seperti kantung yang disebut perikardium. Ini terdiri dari dua bagian – fibrosa perikardium luar, terbuat dari jaringan ikat fibrosa padat dan membran dalam berlapis ganda (parietal dan viseral perikardium). Serat perikardium melekat pada tulang belakang, diafragma dan bagian lain dari tubuh, oleh ligamen. Membran berlapis ganda terdiri dari lapisan dalam disebut perikardium viseral, lapisan luar disebut perikardium parietal (fusi perikardium fibrosa) dan rongga perikardial (antara dua lapisan), yang berisi cairan serous – cairan perikardial. Cairan ini membantu dalam mengurangi gesekan yang disebabkan oleh kontraksi jantung.
Dinding Jantung: Dinding jantung terdiri dari tiga lapisan jaringan – epikardium luar, tengah miokardium dan endokardium bagian dalam. Fungsi epikardium luar sebagai lapisan pelindung terluar, yang mencakup kapiler darah, kapiler getah bening dan serabut saraf. Hal ini mirip dengan perikardium visceral, dan terdiri dari jaringan ikat tertutup oleh epitel (jaringan membran yang meliputi organ internal dan permukaan internal lain dari tubuh). Lapisan dalam yang disebut miokardium, yang merupakan bagian utama dari dinding jantung, terdiri dari jaringan otot jantung. Jaringan ini bertanggung jawab untuk kontraksi jantung, yang memfasilitasi memompa darah. Di sini, serat otot dipisahkan dengan jaringan ikat yang kaya disertakan dengan kapiler darah dan serabut saraf. Lapisan dalam disebut endokardium, dibentuk dari jaringan epitel dan ikat yang mengandung banyak serat elastis dan kolagen (kolagen adalah protein utama jaringan ikat). Jaringan-jaringan ikat mengandung pembuluh darah dan serat otot jantung khusus yang disebut serat Purkinje.
Bilik Jantung: Seperti yang telah dibahas sebelumnya, jantung manusia memiliki empat ruang, ruang atas dikenal sebagai atrium kiri dan kanan, dan ruang bawah disebut ventrikel kiri dan kanan. Dua pembuluh darah yang disebut vena kava superior dan vena kava inferior, masing-masing membawa darah terdeoksigenasi ke atrium kanan dari bagian atas dan bagian bawah tubuh. Atrium kanan memompa darah ini ke ventrikel kanan melalui katup trikuspid. Ventrikel kanan memompa darah ini melalui katup pulmonal ke arteri pulmonalis, yang membawanya ke paru-paru (untuk mendapatkan kembali oksigen). Atrium kiri menerima darah beroksigen dari paru-paru melalui pembuluh darah paru, dan memompa ke ventrikel kiri melalui katup bikuspid atau mitral. Ventrikel kiri memompa darah ini melalui katup aorta ke berbagai bagian tubuh melalui aorta, yang merupakan pembuluh darah terbesar dalam tubuh. Otot-otot jantung juga disertakan dengan darah beroksigen melalui arteri koroner. Atrium dengan berdinding tipis, dibandingkan dengan ventrikel. Ventrikel kiri adalah yang terbesar dari empat bilik jantung, dan dindingnya memiliki ketebalan setengah inci.
Katup Jantung: Pada dasarnya katup dalam jantung dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis – katup atrioventrikular atau kaninus dan katup semilunar. Yang pertama adalah katup antara atrium dan ventrikel, sedangkan yang kedua berada di bagian bawah ventrikel. Katup trikuspid dan bikuspid (mitral) katup atrioventrikular, dan katup paru dan aorta adalah katup semilunar. Katup ini memungkinkan darah mengalir hanya dalam satu arah dan mencegah arus balik. Jantung memompa darah manusia sekitar lima liter per menit.

2. Cara Kerja Jantung

Pada saat berdenyut setiap ruang jantung mengendur dan terisi darah (disebut diastol). Selanjutnya jantung berkontraksi dan memompa darah keluar dari ruang jantung (disebut sistol). Kedua serambi mengendur dan berkontraksi secara bersamaan, dan kedua bilik juga mengendur dan berkontraksi secara bersamaan. Darah yang kehabisan oksigen dan mengandung banyak karbondioksida (darah kotor) dari seluruh tubuh mengalir melalui dua vena berbesar (vena kava) menuju ke dalam atrium kanan. Setelah atrium kanan terisi darah, ia akan mendorong darah ke dalam ventrikel kanan melalui katup trikuspidalis.
Darah dari ventrikel kanan akan dipompa melalui katup pulmoner ke dalam arteri pulmonalis menuju ke paru-paru. Darah akan mengalir melalui pembuluh yang sangat kecil (pembuluh kapiler) yang mengelilingi kantong udara di paru-paru, menyerap oksigen, melepaskan karbondioksida dan selanjutnya dialirkan kembali ke jantung. Darah yang kaya akan oksigen mengalir di dalam vena pulmonalis menuju ke atrium kiri. Peredaran darah di antara bagian kanan jantung, paru-paru dan atrium kiri disebut sirkulasi pulmoner karena darah dialirkan ke paru-paru. Darah dalam atrium kiri akan didorong menuju ventrikel kiri melalui katup bikuspidalis/mitral, yang selanjutnya akan memompa darah bersih ini melewati katup aorta masuk ke dalam aorta (arteri terbesar dalam tubuh). Darah kaya oksigen ini disirkulasikan ke seluruh tubuh, kecuali paru-paru. dan sebagainya.
Jantung bekerja melalui menkanisme secara berulang dan berlangsung terus menerus yang juga disebut sebagai sebuah siklus jantung sehingga secara visual atau disebut sebagai denyut jantung. Melalui mekanisme berselang – selang, jantung berkontraksi untuk mengosongkan isi jantung dan melakukan relaksasi guna pengisian darah. Secara siklus, jantung melakukan sebuah periode sistol yaitu periode saat berkontraksi dan mengosongkan isinya (darah), dan periode diastole yaitu periode yang melakukan relaksasi dan pengisian darah pada jantung. Kedua serambi mengendur dan berkontraksi secara bersamaan, dan kedua bilik juga mengendur dan berkontraksi secara bersamaan pula untuk melakukan mekanisme tersebut.
Sel otot jantung melakukan kontraksi dengn tujuan untuk memompa darah yang dicetuskan oleh sebuah potensi aksi da menyebar melalui membrane sel otot. Ketika melakukan kontraksi, jantung menjadi berdenyut secara “berirama”, hal ini akibat dari adanya potensi aksi yang ditimbulkan oleh kegiatan dari jantung itu sendiri. Kejadian tersebut diakibatkan karena jantung memliki sebuah mekanisme untuk mengalirkan listrik yang ditimbulkannya sendiri untuk melakukan kontraksi dan memompa dan melakukan relaksasi. Mekanisme aliran listrik yang menimbulkan aksi tersebutdipengaruhi oleh beberapa jenis elektrolit seperti K+, Na+ dan Ca++. Sehingga apabila didalam tubuh terjadi gangguan pada kadar elektrolit tersebut maka akan menimbulkan gangguan pula pada mekanisme aliran listrik pada jantung manusia.
Otot jantung menghasilkan arus listrik dan disebarkan ke jaringan sekitar jantung dan dihantarkan melalui cairan – cairan yang dikandung oleh tubuh. Sehingga sebagian kecil aktifitas listrik ini mencapai hingga ke permukaan tubuh misalnya pada permukaan dada, punggung atau pada pergelangan atas tangan, dan hal ini dapat dideteksi atau direkam dengan menggunakan alat khusus yang disebut dengan ElectroKardioGram (EKG). Jadi fungsi EKG adalah merekam aktifitas listrik di cairan tubuh yang dirangsang oleh aliran listrik jantung yang muncul hingga mencapai permukaan tubuh. Berbagai komponen pada rekaman EKG dapat dikorelasikan dengan berbagai proses spesifik di jantung. EKG dapat digunakan untuk mendiagnosis kecepatan denyut jantung yang abnormal, gangguan irama jantung, serta kerusakan otot jantung. Ini disebabkan oleh karena adanya aktivitas listrik yang dapat memicu aktivitas secara mekanis, sehingga apabila terjadi kelainan pola listrik, maka biasanya juga akan disertai adanya kelainan mekanis atau otot jantung manusia.
Setiap darah yang kehabisan oksigen dan mengandung terlalu banyak darah kotor (carbondiocsida), dari seluruh tubuh mengalir melalui dua vena besar untuk menuju ventrikel kanan. Hal ini berlangsung setelah pada atrium kanan terisi darah, yang selanjutnya mendorong darah ke dalam ventrikel kanan. Selanjutnya dipompa melalui katub pulmoner ke dalam arteri pulmonalis dan menuju ke paru-paru. Dari paru-pari darah mengalir melalui pembuluh yang sangat kecil yang disebut kapiler, dan mengelilingi kantong udara pada paru-paru dan menyerap oksigen untuk melepaskan karbondioksida guna mengalirkan darah ke dalam vena pulmonalis menju ke atrium kiri. Peredaran darah di antara bagian kanan jantung, paru-paru dan atrium kiri disebut sirkulasi pulmoner. Ketika darah berada pada atrium kiri, selanjutnya didorong menuju ventrikel kiri, da selanjutnya akan memompa darah bersih melalui katup aurta masuk ke dalam aorta yang merupakan arteri terbesar dalam tubuh manusia. Pada darah yang kaya oksigen tersebut kecuali pada paru-paru, maka disediakan untuk kepentingan seluruh tubuh manusia.

3. Fungsi Jantung

Secara umum fungsi jantung adalah memompa darah ke seluruh tubuh dan menampungnya kembali setelah dibersihkan organ paru-paru. Hal ini berarti bahwa fungsi jantung manusia adalah sebagai alat atau organ pemompa darah pada manusia. Pada saat itu jantung menyediakan oksigen darah yang cukup dan dialirkan ke seluruh tubuh, serta membersihkan tubuh darih hasil metabolisme (karbondioksida). Sehingga untuk melaksanakan fungsi tersebut jantung mengumpulkan darah yang kekurangan oksigen dari seluruh tubuh dan selanjutnya memompanya ke paru-paru, dengan cara darah pada jantung mengambil oksigen dan membuang karbondioksida. Pada jantung darah yang kaya akan oksigen yang berasal dari paru-paru dipompa ke jaringan seluruh tubuh manusia.
Bertambahnya usia seseorang, akan sangat berpengaruh terhadap fungsionalitas jantung itu sendiri. Hal ini berarti karena jantung bekerja secara terus menerus selama manusia hidup, akan berpengaruh terhadap kemampuan fungsi jantung secara berangsur akan mengalami penurunan. Dan hal ini akan semakin drastis penurunan fungsi jantung apabila terdapat keadaan lain yang mempengaruhi fungsi jantung itu sendiri. Misalnya terjadi infeksi otot jantung atau selaput otot miokarditis atau perikarditis, berkurangnya oksigen karena penyempitan pembuluh darah yang menyuplainya sering disebut sebagai penyakit jantung koroner, bertambahnya massa otot karena meningkatnya tekanan, dan sebagainya.
4. Fungsi Tekanan Darah
Tekanan darah merujuk kepada tekanan yang dialami darah pada pembuluh arteri darah ketika darah di pompa oleh jantung ke seluruh anggota tubuh manusia. Tekanan darah dibuat dengan mengambil dua ukuran dan biasanya diukur seperti berikut - 120 /80 mmHg. Nomor atas (120) menunjukkan tekanan ke atas pembuluh arteri akibat denyutan jantung, dan disebut tekanan sistole. Nomor bawah (80) menunjukkan tekanan saat jantung beristirahat di antara pemompaan, dan disebut tekanan diastole. Saat yang paling baik untuk mengukur tekanan darah adalah saat Anda istirahat dan dalam keadaan duduk atau berbaring.
Tekanan darah dalam kehidupan seseorang bervariasi secara alami. Bayi dan anak-anak secara normal memiliki tekanan darah yang jauh lebih rendah daripada dewasa. Tekanan darah juga dipengaruhi oleh aktivitas fisik, dimana akan lebih tinggi pada saat melakukan aktivitas dan lebih rendah ketika beristirahat. Tekanan darah dalam satu hari juga berbeda; paling tinggi di waktu pagi hari dan paling rendah pada saat tidur malam hari.
Bila tekanan darah diketahui lebih tinggi dari biasanya secara berkelanjutan, orang itu dikatakan mengalami masalah darah tinggi. Penderita darah tinggi mesti sekurang-kurangnya mempunyai tiga bacaan tekanan darah yang melebihi 140/90 mmHg saat istirahat.

Tekanan sistolik

Tekanan sistolik adalah tekanan darah pada saat terjadi kontraksi otot jantung.[1] Istilah ini secara khusus digunakan untuk merujuk pada tekanan arterial maksimum saat terjadi kontraksi pada lobus ventrikular kiri dari jantung. Rentang waktu terjadinya kontraksi disebut systole.
Pada format penulisan angka tekanan darah, umumnya, tekanan sistolik merupakan angka pertama. Sebagai contoh, tekanan darah pada angka 120/80 menunjukkan tekanan sistolik pada nilai 120 mmHg.

Tekanan diastolik

Tekanan diastolik adalah tekanan darah pada saat jantung tidak sedang berkonstraksi atau beristirahat. Pada kurva denyut jantung, tekanan diastolik adalah tekanan darah yang digambarkan pada rentang di antara grafik denyut jantung.